razia

razia

Siapa sih yang suka kalau ada razia polisi di dalam perjalan kita. Nah, apalagi kalau ga bawa SIM, ga bawa STNK.. duh..!! bisa ribet entar nih urusannya. Nah, maka dari itu teman-teman harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang penting seperti SIM dan STNK jadi ga perlu khawatir, ga perlu risau, ga perlu gelisah ketika kita mengendarai kendaraan kita. Namun tema-teman perlu ingat saati korlantas akan melakukan tindak tilang memakai aplikasi tilang yaitu e-tilang atau tilang online. Jadi jangan kaget atau bingung ketika bapak polisi lalu lintas tidak mencatat secara manual. Memanfaatkan teknologi sekarang membuat tindak tilang semakin cepat, mudah, dan mengurangi adanya pungutan liar di lapangan Karena denda nya akan mengalir ke kas Negara. Penasaran bagaimana system kerja e-tilang itu?

Untuk e-tilang yang saat ini, ketika petugas polisi mendapatkan seseorang tidak memakai helm maka petugas berhak memberhentikan orang tersebut dan wajib melakukan tindak tilang. Lalu polisi akan memasukan data kedalam aplikasi e-tilang dan kemudian muncul  nomor ID pelanggaran Tilang. Kemudian sang pengemudi harus mendowload e-tilang khusus user. Setelah download dan mengakui melanggar karena ada pasalnya, maka cukup diketik nomor tilangnya sja dan muncul dendanya. Kemudian si pengemudi dapat membayar denda tersebut melalui mobile banking atau yang belum bisa ya bisa melewati via ATM. Jadi nggak ada yang titip uang lewat polisi. Semua melauli bank dan masuk kas Negara.

e-tilang, aplikasi online

Disamping itu pengemudi yang ditindak tilang tetap harus mengikuti persidangan di pengadilan setempat. Karna, nantinya aka nada pengembalian uang jika putusan yang diterimanya tidak mengharuskan denda penuh. Jadi begitu system nya untuk e-tilang saat ini. Kedepan system e-tilang akan lebih baik lagi.

E-tilang kedepannya akan lebih efektif dan lebih baik dari sebelumnya. Jadi aplikasi e-tilang ini nanti nya akan mencatat setiap pelanggaran yang dilakukan oleh si pengemudi. Misal contohnya ketika ada pengemudi tidak memakai helm dan tidak membawa SIM, maka petugas polisi lalu linatas akan nmencatat seberapa banayak pelanggaran yang dilakukan oelh si pengemudi melalui aplikasi e-tilang tersebut.  Bukan hanya

mencatat pelanggaran itu saja namun petugas akan mengam bil gambar kendaraan yang si pengemudi bawa baik kendaraan roda 2, dan roda 4. Kemudian petugas polisi mengirimkan data ke pusat dimana lokasi tindak tilang tersebut terjadi, Si pengemudi bisa memilih untuk pembayaran dendqa nya melalui e-money atau transfer bank.

Nah, penasaran kan kok malah e-money? Iya nantinya setiap data di SIM kita nanatinya akan terdapat saldo untuk membayar denda tersebut dan juga si pengemudi dapat menambhkan saldo tersebut. Keren kan?! Terlebih lagi aplikasi bisa membaca SIM kita nantinya jadi ketika SIM kiat di tap atau ditempel di hp yang sudah terdpat aplikasi e-tilang maka kita bisa mengetahui data-data sejarah pelanggaran yang dilakukan mulai dari sisa saldo

, jenis pelanggaran yang pernah dilakukan, kapan dan dimana. Nah, jadi sepeti itu teman-teman untuk e-tilang nya. Jadi ga ada tuh yang nama nya pungli. Yah hitunh-hitung bisa mengurangi pungli.. Gimana nih pendapat kalian?