Enkripsi? Sistem End to end? Ya, kata-kata itu sering kiata temui jika kita ingin membahas keamanan pada aplikasi popular yang kita sadari. Ya, Whatsapp dan baru-baru ini juga ada aplikasi telegram. Sebelum itu mari kita selidiki apa itu enkripsi system End to End. Enkripsi itu simplenya seperti sebuah kode pengaman di dalam itu ada sandi-sandi yang mengandung sebuah objek( gambar, file, dll) atau sebuah kalimat namun hanya si pengirim dan si penerima yang dapat melihat isi dari enkripsi tersebut.

Contoh nya jaman dahulu orang Yunani menggunakan alat yang disebut Scytale untuk mempermudah mengenkripsi pesan yang akan mereka kirimkan. Metode ini lebih cepat dibandingkan dengan memakai bungkusan silinder dengan kertas, menulis pesan dan mengirimkannya. Julius Caesar menggunakan metode yakni dengan menggeser setiap huruf alphabet ke kanan atau ke kiri berdasarkan angka dan posisi. Tekni enksripsi ini yang di kenal Caesar Cipher. Contohnya ketika ingin menuliskan WINPOIN maka dituliskan ZLQSRLQ.

PLAIN:  ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
CIPHER: DEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZABC

Hanya penerima pesan yang memiliki cipher akan mengerti maksud pesan tersebut, akan lebih sulit orang lain untuk memecahkan kode pesan tersebut. Nah loh pasti ada yang bingung cipher itu kan? Nah ciphers itu seperti algoritma untuk menampilkan enkrispi yang dibuat, atau serangkaian langkah yang terdefinisi yang diikuti sebgai prosedur. Intinya si Chiper ini gunanya yang mengartikan kode-kode enkripsi tersebut.

Telegram memiliki fitur enkripsi bikinan sendiri bernama MTProto. Protokol yang dibuat langsung oleh Nikolai Durov, salah satu pendiri Telegram. Teknologi yang memiliki berbasiskan enkripsi AES 256 bit, enkripsi RSA 20148, dan Diffie-Hellman. Sampai bangganya telegram akan keamanan yang mereka buat, mereka menawarkan hadiah uang yang sangat besar bagi yang mampu membobolnya.

Untuk Whatsapp sendiri hamper sama dengan telegram. Whatsapp telah memasang system enkripsi end-to-end untuk semua jenis percakapan, termasuk pesan teks, foto, video, panggilan suara, video call. Dengan itu tidak ada seorang pun dapat melihat isi percakapan di database WhatsApp, selain pengirim dan penerima pesan. Ide enkrispi ini sperti anda mengirim pesan, orang yang bias membacanya hanya sang penerima atau anggota group chat yang anda ikuti. Bahkan WhatsApp sendiri pun tidak bias membacanya. Enkrispi ini di rancang oleh Moxie Marlinspike (Ahli kriptografi dan programmer) dengan proyek open source bernama Open Whisper System. Jadi sudah kah kalian mengerti atau ada masih ada yang bingung?

 

Gimana Menurut Pendapat kalian?

Source

https://infokomputer.grid.id/2017/07/berita/berita-reguler/perbedaan-enkripsi-telegram-dan-whatsapp/

https://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi

https://winpoin.com/winexplain-apa-itu-enkripsi-dan-bagaimana-cara-kerjanya/