Cyber Crime

Kata-kata Cyber crime memang tidak asing lagi di telinga kita namun kita perlu tahu apa sih sebenarnya cyber crime, bagaimana seseorang bisa  melakukan kejahatan itu, bagaimana keadaan cyber crime di Indonesia, apakah sudah aman atau malah sedang kacau? Nah, untuk itu mari kita lihat seperti apa kejamnya cyber crime.

Dalam bahasa Indonesia Cyber crime yakni kejahatan dunia maya atau kejahatan siber. Cyber crime merupakan kejahatan yang menggunakan media internet/online untuk melakukan berbagai macam tindak kejahatan.  Cyber crime dapat berupa penipuan dalam informasi, penyadapan, pencurian data elektronik, pornografi, penyebaran virus, perjudian di internet, pengrusakan suatu situs web. Nah, siapa sih orang tidak bertanggung jawab atas terjadinya cyber crime tersebut? Nah, mereka yang memiliki keahlian atau ilmu tentang IT atau computer, dan juga umumnya mereka menguasai algoritma dan bahasa pemograman untuk membuat script/ kode malware, mereka dapat menganalisa cara kerja sistem jaringan dan dapat menemukan kelemahan yang dapat masuk sehinggan tindakan kejahatan seperti pencurian data dapat berhasil dilakukan.

Contoh kasus cyber crime yang terjadi di Indonesia belakangan ini (30/07/2017), modus penipuan online fraud, dimana terdapat tiga level penipuan. Level pertama, para pelaku berperan profiling para korban, kemudian memberi isu kepada para korban bahwa mereka tersangkut masalah pidana. Setelah berperan sebagai permberi kabar kepada korbannya yang adalah WNA di Indonesia, ada kelompok lain yang pura-pura sebagai polisi, jaksa, dan hakim. Kemudian satu orang dari mereka menawarkan diri sebagai tempat untuk transaksi atau bisa meringankan perkara, sehingga korban akan mengirimkan uang kepada mereka. Tersangka adalah warga Negara Taiwan, yah memang lagi-lagi dari warga Negara luar.

cybercrime

Memang Negara kita di jadikan sasaran empuk untuk melakukan kejahatan siber. Baru-baru ini juga adanya kasus Saracen. Banyak orang-orang yang menebarkan isu atau berita kebencian di sosial media. Keuntungan yang mereka dapatkan adalah dalam segi politik dan keuangan. Namun polisi sedang gencar untuk menindak lanjut kasus tersebut. Contohnya kasus Asma Dewi yang diduga memposting unsur SARA di Facebook. Memang dengan kasus cyber crime yang lain, kasus Saracen ini bisa termasuk tindakan cyber crime karena merugikan banyak pihak di dunia maya maupun dunia nyata. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menilai kesadaran masyarakat Indonesia terhadap keamanan dunia maya (cyber security) masih perlu ditingkatkan. Pasalnya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap cyber security dianggapnya masih rendah. “Secara umum ya, kesadaran akan cyber security di Indonesia masih belum tinggi. Harus masih ditingkatkan,” ujar Rudiantara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2017).  Menurut Beliau untuk mecegah empat hal terjadinya peretasan website atau akun pribadi ialah secara rutin mengganti password atau pin, backup data di computer secara berkala, selalu melakukan download antivirus terbaru, dan men-download software atau operating system yang di upgrade. Cyber crime sendiri memang masih bnayak beredar di Negara lain. Jadi, cyber crime masih sangat berbahaya untuk saat ini kita harus mencegah apa yang kita bisa lakukan.. Gimana pendapat kalian?

Sumber :

https://nasional.sindonews.com/read/1209648/14/menkominfo-nilai-kesadaran-masyarakat-pada-cyber-security-rendah-1496222712

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/07/30/16533121/92-wna-tersangka-kejahatan-siber-menipu-dengan-pura-pura-sebagai-polisi

https://nasional.sindonews.com/read/1205509/14/indonesia-dinilai-belum-siap-tangkal-serangan-siber-1494914766