Awal Pekan ini (30/01/2018), Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC) mengumumkan kolaborasinya dengan Pemerintah Kota Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) dan Alibaba Cloud, divisi cloud computing Alibaba Group untuk mengaplikasi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Malaysia melalui pengenalan inisiatif Malaysia City Brain. 

City Brain adalah layanan Alibaba Cloud yang menggunakan big data dan kecerdasan buatan di atas infrastruktur cloud computing untuk mengolah aneka data dalam manajemen Smart City. Untuk penerapan awalnya, City Brain akan dipakai untuk mengatur lalu lintas.

Berbekal daya komputasinya yang besar, City Brain bisa mengoptimalkan arus lalu lintas dengan mengkalkulasi waktu yang diperlukan untuk mencapai tiap perempatan. Tahap awal dari penerapannya, sedang dilakukan di kawasan pusat kota, meliputi pemasangan 300 lampu sinyal dan 500 CCTV yang dijadwalkan akan siap pada Mei tahun ini.

Kuala Lumpur sendiri merupakan kota pertama di Malaysia yang menerapkan City Brain Alibaba. Sedangkan Malaysia merupakan negara pertama di luar China yang menerapkan City Brain.

Apakah di Indonesia, khusunya kota-kota besar yang sering mengalami kemacetan dapat mengaplikasikan program kecerdasan buatan ini untuk mengurangi kemacetan di masa depan ya? Semoga…

Sumber:

http://majalahsamudra.com/malaysia-gunakan-city-brain-atur-lalu-lintas/

https://techcrunch.com/2018/01/29/malaysia-alibaba-city-brain/

http://www.astroawani.com/berita-bisnes/mdec-dbkl-alibaba-bekerjasama-lancar-malaysia-city-brain-166933

http://tekno.kompas.com/read/2018/02/01/13180087/malaysia-pakai-artificial-intelligence-untuk-atur-lalu-lintas